Normal dan Ajaib

Salam penuh keajaiban untuk pembaca sekalian yang memiliki hidup normal.

Aku telah terbangun dari tidur nyenyak selama 8 jam.
Usiaku kini menapak hari yang baru.
Gerakan pagi mulai kulakukan.
Aku membuka mata, meregangkan seluruh otot, dan mendaratkan nafas lega.

Ada ritual pagi yang dilakukan sebagian besar yang satu species denganku .-.
Mungkin kamu juga melakukannya.
Tanganku mulai meraba-raba ke beberapa penjuru, gerakan tangan yang sering kali lupa besinergi dengan mata.
Mencari benda dengan bentuk yang familiar di era modern ini.
Benda yang menemani dengan segala fitur.

'Sim salabimmm!'
handphone ditemukan.
belasan pesan masuk disana.
isinya serumpun, mengucapkan selamat malam dan selamat pagi dengan berbagai cara dan tentu saja dari berbagai orang.

Aku terjepit.
Aku terhimpit.
Aku diapit pria-pria dari antah berantah.
beberapa dari masa lalu, sebagian pria baru, tapi ada yang ingin kupertanyakan.
siapa yang akan ada di masa depan?



pria-pria baru,
kenapa mendekat? apakah kalian tak pernah takut tersakiti? kalian ajaib.
aku takut, dan aku tak mendekat.

pria-pria lampau,
normalkah kalian?
aku memiliki definisi normal tersendiri.

Normal itu saat orang yang membutuhkanmu mendekat. 
Ajaib itu saat orang yang kamu butuhkan muncul.
Salahkah?
Izinkan aku mengenal.
Izinkan aku memahami.
Banyak hal yang tidak bisa kupahami sendirian, aku sungguh-sungguh butuh bantuan!

Komentar

Postingan Populer